JAKARTA, KOMPAS.TV - Halte Transjakarta di Simpang Lima Senen, Jakarta Pusat, Jumat (29/8) malam, dibakar oleh oknum massa. Kobaran api dengan cepat melumat seluruh bangunan halte hingga menyisakan kerangka bangunan.
Tak hanya itu, Markas Gegana yang berada di Jalan Kramat Raya, Jakarta Pusat, juga ikut terbakar pada malam yang sama. Selain bangunan, tiga unit bus yang terparkir di markas tersebut turut hangus dilalap api. Peristiwa ini membuat arus lalu lintas di sekitar lokasi lumpuh total.
Diduga, pembakaran markas Gegana dilakukan oleh oknum massa yang sebelumnya terlibat bentrok dengan petugas di kawasan Kwitang.
Kerusuhan juga terjadi di Jakarta Timur. Polres Metro Jakarta Timur diserang massa, Jumat malam. Massa melemparkan petasan ke arah markas kepolisian serta membakar sejumlah kendaraan roda empat yang berada di depan gerbang Polres. Sejumlah barier plastik pun ikut dibakar.
Akibat insiden ini, arus lalu lintas di depan Polres Metro Jakarta Timur tidak bisa dilalui karena ramainya massa. Aparat TNI yang berada di lokasi berupaya menenangkan warga agar situasi kembali kondusif.
Baca Juga Pedagang di Gorontalo Sebut Harga Beras Masih Mahal, Capai Rp17 Ribu per Kg | KOMPAS PAGI di https://www.kompas.tv/regional/614526/pedagang-di-gorontalo-sebut-harga-beras-masih-mahal-capai-rp17-ribu-per-kg-kompas-pagi
#haltetj #markasgegana #polri #demoricuh #massademo
Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/regional/614529/kerusuhan-di-jakarta-halte-transjakarta-markas-gegana-hingga-polres-jaktim-terbakar-sapa-pagi